BANDUNG UTARA, PERHUTANI (15/07/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara melaksanakan patroli gabungan guna mengantisipasi gangguan keamanan hutan (Gukamhut), potensi bencana alam, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta risiko pohon tumbang di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Rajamandala, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Padalarang (12/07).
Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan hutan yang secara administratif berada di Desa Rajamandala, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.
Patroli gabungan tersebut dihadiri oleh Asisten Perhutani (Asper) Padalarang, Budi Hermawan, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Rajamandala, Asep beserta jajaran, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Tembongsari, Encu beserta anggota.
Di tempat terpisah Administratur KPH Bandung Utara, Deden Yogi Nugraha menyampaikan apresiasi kepada LMDH Tembongsari serta seluruh pihak yang bersinergi dalam pelaksanaan patroli gabungan ini.
“Patroli gabungan ini bertujuan mengantisipasi gangguan keamanan hutan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan. Kami juga menyampaikan imbauan terkait kebakaran hutan demi menjaga keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Deden menambahkan, terciptanya kondisi hutan yang aman dan kondusif memerlukan konsistensi pelaksanaan patroli bersama serta pendekatan aktif kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan hutan.
Sementara itu, Ketua LMDH Tembongsari Encu menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Perhutani dalam menjaga keamanan dan kelestarian hutan di wilayahnya.
“Ini adalah tanggung jawab bersama. Kami siap bersinergi dengan Perhutani untuk mencegah dan menangani Gukamhut, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian hutan,” tegasnya. (Kom-PHT/Bdu/Dan)