Perhutani Tasikmalaya Perkuat Tani Hutan Melalui Bimtek

Pendidikan Tanggal: 2026 - 08 - 24 12 views Penulis: Calista Alodia
Perhutani Tasikmalaya Perkuat Tani Hutan Melalui Bimtek
TASIKMALAYA, PERHUTANI (24/08/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya menghadiri Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Kelompok Tani Hutan (KTH) dalam Pelaksanaan Kemitraan Kehutanan di Wilayah KPH Tasikmalaya yang diselenggarakan oleh Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah VII Ciamis pada Kamis (20/08/2026), bertempat di Aula Desa Kiarajangkung, Jalan Kiarajangkung No. 1, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Administratur/KSKPH Tasikmalaya Rodiana Rahman didampingi jajaran Tim Pengembangan Usaha KPH Tasikmalaya. Kegiatan Bimtek yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari melalui BPHL Wilayah VII Ciamis tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah VI Tasikmalaya sebanyak 2 orang, narasumber Balai Penyuluhan dan Pengembangan SDM (P2SDM) Wilayah IV Kadipaten, pemateri praktisi agroforestri kopi, serta puluhan perwakilan pengurus Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan KTH se-wilayah kerja KPH Tasikmalaya.

Rangkaian acara bimbingan teknis diawali dengan proses registrasi peserta pada pukul 07.30 WIB dan dilanjutkan dengan Sesi I yang dibuka secara resmi melalui pembacaan doa, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, penyampaian laporan penyelenggara, serta sambutan dari pimpinan BPHL Wilayah VII Ciamis dan KPH Tasikmalaya.

Pada pemaparan materi pertama, BPHL Wilayah VII Ciamis menyampaikan materi mengenai Kebijakan Kemitraan Kehutanan Untuk Mendukung Pengelolaan Hutan Lestari sekaligus melakukan sosialisasi intensif terkait penerapan sistem digitalisasi tata kelola kehutanan, yang mencakup Sistem Informasi Penatausahaan Hasil Hutan (SIPUHH), Sistem Informasi Tenaga Teknis Pengelolaan Hutan Lestari (SIGANISHUT), serta Sistem Informasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (SIPNBP).
Agenda dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Balai Penyuluhan dan Pengembangan SDM (P2SDM) Wilayah IV Kadipaten mengenai Manajemen Pengelolaan Pemanfaatan Jasa Lingkungan (Jasling) Wisata Alam Berbasis Kemitraan di Wilayah Perhutani Tasikmalaya. Sesi ini membekali para pengurus LMDH dan KTH mengenai tata cara pendayagunaan potensi keindahan alam dan jasa lingkungan di area hutan secara berkelanjutan tanpa merusak fungsi konservasi.

Memasuki Sesi II pada siang hari usai istirahat dan makan siang (ISHOMA), para peserta mendapatkan pembekalan materi mengenai Praktik Baik Manajemen Pengembangan Usaha Kopi Berbasis Agroforestri di Kawasan Perhutani Tasikmalaya yang disampaikan langsung oleh Owner Tenjo Bumi Kopi Tasikmalaya, Rahmat Nugraha, S.E., S.T. Materi ini berfokus pada strategi budidaya, pemeliharaan, hingga tata niaga pemasaran komoditas kopi tumpangsari di bawah tegakan hutan guna meningkatkan nilai tambah ekonomi para petani hutan.

Wakil Administratur/KSKPH Tasikmalaya Rodiana Rahman menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BPHL Wilayah VII Ciamis atas terselenggaranya bimbingan teknis ini sebagai sarana penguatan kapasitas SDM masyarakat sekitar hutan. “Kehadiran Perhutani KPH Tasikmalaya dalam kegiatan Bimtek ini merupakan bentuk komitmen penuh dalam mendukung dan mendampingi LMDH serta KTH mitra kemitraan kehutanan. Penguatan kapasitas ini sangat krusial agar pengelolaan kawasan hutan di tingkat lapangan tidak hanya tertib secara administrasi dan transparan melalui aplikasi digital SIPUHH maupun SIPNBP, tetapi juga mampu mengoptimalkan peluang usaha jasa lingkungan dan agroforestri kopi guna mendorong kemandirian ekonomi warga,” papar Rodiana.

Rodiana menambahkan bahwa jajaran Tim Pengembangan Usaha KPH Tasikmalaya siap menindaklanjuti hasil bimbingan teknis ini melalui pendampingan lapangan yang intensif, sehingga skema kemitraan kehutanan yang dijalankan oleh LMDH dan KTH dapat berjalan lebih produktif, profesional, dan akuntabel.

Sementara itu, Plt. Kepala BPHL Wilayah VII Ciamis, Hendra, S.Hut.T., menegaskan bahwa peningkatan kapasitas SDM kelompok tani merupakan kunci utama keberhasilan kemitraan kehutanan. “Kegiatan bimbingan teknis ini diselenggarakan sebagai langkah nyata pemerintah untuk memperkuat kapasitas SDM para petani hutan yang melaksanakan kemitraan kehutanan di wilayah KPH Tasikmalaya. Kami ingin memastikan bahwa seluruh mitra KTH dan LMDH tidak hanya memahami skema kebijakan kemitraan, tetapi juga mahir memanfaatkan sistem digitalisasi penatausahaan hasil hutan (SIPUHH, SIGANISHUT, SIPNBP) serta mampu mengelola potensi ekonomi jasa lingkungan dan agroforestri secara mandiri, transparan, dan berkelanjutan. Sinergi antara BPHL, Perhutani, dan kelompok masyarakat adalah fondasi utama mewujudkan hutan lestari dan masyarakat sejahtera,” tegas Hendra.

Seluruh rangkaian kegiatan bimbingan teknis yang diisi dengan diskusi interaktif tersebut resmi ditutup oleh panitia BPHL Wilayah VII pada pukul 16.30 WIB dengan komitmen bersama untuk terus menjaga kelestarian fungsi ekologis hutan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.